Cara menggunakan kedua introductory tersebut disesuaikan dengan ketentuan-ketentuan yang sudah ada.
1.
Introductory “IT”
Sebenarnya it tidak selamanya
berfungsi sebagai introductory. Selain sebagai introductory, it dapat juga digunakan
sebagai pronoun atau kata ganti. Apabila it digunakan sebagai kata ganti
berarti it tersebut menggantikan suatu benda bukan manusia. Penggunaan it
sebagai kata ganti dapat dilihat dari contoh-contoh berikut :
-
I have a cat. It is very nice.
-
I have an interesting book.
I want to read it.
-
She doesn’t buy that dress
because she doesn’t like it.
-
We have a job. We have to
finish it soon.
-
I don’t like this program.
It makes me bore.
Dilihat dari posisi it pada
kalimat-kalimat diatas, dapat disimpulkan bahwa it digunakan sebagai
subject maupun sebagai objek kalimat. Demikian juga, introductory it.
Bedanya adalah introductory it tidak menggantikan suatu benda. Introductory it
dapat digunakan sebagai :
a.
Sebagai Subjek
Introductory it dapat digunakan
sebagai subject untuk menyatakan :
i.
Keadaan Cuaca
Untuk menyatakan cuaca,
introductory it digunakan apabila subjek kalimat dari TO BE + Adjective yang
menyatakan cuaca adalah adverb of time yang menyatakan nama hari, tanggal,
bulan, musim atau tahun.Contoh :
Ø Today is hot. It is hot today.
Ø Yesterday was cloudy. It was cloudy
yesterday.
Ø Tomorrow will be sunny. It will be sunny tomorrow.
Ø Summer is not rainy. It is not rainy in
summer.
Ø In December is rainy. It is rainy in
December.
ii.
Menyatakan Waktu
Untuk menyatakan waktu,
introductory it digunakan apabila subject dari TO BE + Adverb of time
menyatakan nama hari dan tanggal.Contoh :
Ø Today is Sunday. It is Sunday today.
Ø Yesterday was Saturday. It was Saturday
yesterday.
Ø Tomorrow will be Monday. It will be
Monday tomorrow.
Ø Today is 25th. It is 25th
today.
Ø Yesterday was 24th. It was 24th
yesterday.
iii.
Mempertegas makna kalimat
Untuk mempertegas makna kalimat,
introductory it digunakan apabila subjek dari TO BE + ADJECTIVE (ADJECTIVE +
NOUN) adalah TO INFINITIVE.Pola kalimat ini dapat dirumuskan sebagai berikut :
TO INFINITIVE + TO BE + ADJECTIVE (ADJECTIVE +NOUN)
Pola kalimat di atas dapat diubah dengan menggunakan introductory it sebagai subjek seperti berikut :
IT + TO BE + ADJECTIVE (ADJECTIVE + NOUN) + TO INFINITIVE
Contoh :
Ø To do the test is not easy. It is not
easy to do the test.
Ø To study English is very interesting. It
is very interesting to study English.
Ø To meet you again will be nice. It will
be nice to meet you again.
Ø To program the computer is a difficult
work. It is a difficult work to program the computer.
Ø To have a picnic in that resort was very
pleasant. It was very pleasant to have a picnic in thet resort.
Catatan : TO BE yang dapat
digunakan setelah subjek IT adalah IS, WAS, dan WILL BE. Penggunaan TO BE
ini disesuaikan dengan tense, yaitu : IS untuk present, WAS untuk past, dan
WILL BW untuk future.
b.
Sebagai Objek
Apabila introductory it
digunakan sebagai objek, pola kalimatnya dirumuskan debagai berikut :S + P + IT + ADJECTIVE (ADJECTIVE + NOUN) + TO INFINITIVE
Contoh :
Ø She found it difficult to translate the
article.
Ø We know it hard to influence an orthodox
man.
Ø They make it easy to understand the lesson.
Apabila setelah predikat
digunakan tanda koma atau kata penghubung THAT, pola kalimatnya berubah menjadi
:S + P (,)/THAT + IT + TO BE + ADJECTIVE (ADJECTIVE + NOUN) + TO INFINITIVE
Contoh :
Ø She found, it was difficult to translate
the article.
Ø We know that it is hard to influence an
orthodox man.
Ø He think it is interesting to study
English.
Ø You believed that it was boring to listen
to a long speech.
Ø I think, it is a wasting time to wait the
bus.
Lumayan
BalasHapus